SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DARAH (SI MERAH)

FAQ (Frequent Asked Questions) :



1.Apa itu Donor Darah?

Donor darah adalah seseorang yang menyumbangkan darahnya untuk menolong orang lain yang membutuhkan darah secara sukarela.

2. Apa manfaat donor darah?

a. Pemeriksaan kesehatan gratis

b. Merangsang pembentukan sel darah merah baru

c. Mengurangi risiko serangan jantung

d. Membantu program diet

e. Meningkatkan kesehatan psikologis

f. Menurunkan profil lipid

g. Mengurangi risiko kanker

h. Mengendalikan tekanan darah

i. Sirkulasi darah menjadi lebih baik

j. Mencegah penuaan dini

k. Misi kemanusiaan

3. Saya, kamu, dan kita semua yang memenuhi syarat seleksi donor darah, yaitu:

a. Dalam keadaan sehat

b. Umur 17-60 tahun (pendonor perdana), <65 tahun (pendonor donor)

c. Berat badan 45 kg ke atas

d. Kadar Hb 12,5 - 17 gr/dL

e. Tekanan darah :

- Sistolik 90-160 mmHg

- Diastolik 60-100 mmHg

f. Nadi 50-100 kali/menit

g. Tidak hamil atau menyusui

h. Tidak mendapat transfusi dalam waktu 6 bulan yang lalu

i. Tidak sedang demam

j. Tidak pecandu alkohol dan narkotik

k. Tidak mengkonsumsi aspirin dalam 3 hari terakhir (untuk darah trombosit)

l. Kulit lengan tempat penyadapan harus sehat, tidak ada kelainan

m. Tidak menderita penyakit TBC aktif, epilepsi, penyakit perdarahan, infeksi HIV/AIDS

4. Persiapan sebelum donor darah:

a. Bila ANDA merasa sudah memenuhi persyaratan menjai donor, yakinlah bahwa ANDA sekarang tidak sedang menderita batuk, flu, pilek atau sakit tenggorokan.

b. Makan dan minum secukupnya sebelum menyumbang darah, ini untuk mengurangi kemungkinan efek dari penyumbangan darah seperti pusing, mual, muntah, dan membantu aliran darah lebih baik.

c. Kecuali diharuskan dokter, JANGAN minum obat seperti yang mengandung acetosal misalnya aspirin, sekurang-kurangnya 3 hari sebelum menyumbang darah, karena akan mempengaruhi fungsi zat pembeku darah anda.

d. Jangan lupa membawa KARTU DONOR DARAH ANDA bila anda telah menjadi donor, untuk mempermudah administrasi pencatatannya.

5. Apa yang terjadi saat penyumbangan darah?

- Ada rasa sakit sedikit sewaktu jarum ditusukkan di lengan, selanjutnya tidak merasa apa-apa.

- Pengambilan darah berlangsung selama 10-15 menit tergantung ukuran dan fleksibilitas pembuluh darah pendonor.

- Darah akan diambil sebanyak 350 cc. Darah yang diambil akan diproduksi lagi oleh tubuh dalam waktu 1-2 hari dengan minum yang cukup.

- Sebaiknya RELAKS selama proses pengambilan darah, bila merasa TIDAK ENAK panggil petugas dan katakan keluhan yang ANDA rasakan.

6. Darah diperiksa terhadap penyakit apa saja?

- Penyakit menular melalui transfusi darah yang diperiksa di UTD adalah:

a. Hepatitis B

b. Sifilis

c. Hepatitis C

d. HIV/AIDS

e. Malaria (khusus daerah endemik)

- Pemeriksaan ini sesuai dengan standar WHO untuk menjamin darah yang aman dan berkualitas. Penyakit ini ditularkan melalui darah dan cairan tubuh manusia lainnya.

7. Mengapa kita harus membayar untuk mendapatkan 1 kantong darah?

- Biaya ini dinamakan Biaya Penggantian Pengelolaan Darah (BPPD) atau service cost.

- Jadi, bukan menjual darah melainkan menggantikan biaya pengolahan darah agar aman untuk ditransfusikan kepada pasien.

- Adapun darah yang kita sumbangkan tidak boleh diperjualbelikan.

- Biaya untuk pengolahan darah/komponen darah terdiri dari:

a. Biaya untuk mencetak formulir calon donor, pembelian bahan pakai habis untuk mengecek kadar hemoglobin (Hb) dan golongan darah donor, kantong darah, hingga pemeriksaan terhadap penyakit Hepatitis B, Hepatitis C, Sifilis dan Infeksi HIV dan fasilitas untuk penyimpanan darah.

b. Biaya untuk pemeriksaan kecocokan darah pasien dengan darah donor, dan termasuk bagaimana prosedur pemusnahan darah juga membutuhkan biaya operasional.

8. Apa fungsi darah kita?

Darah berfungsi sebagai:

a. Pembawa oksigen

b. Mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi

c. Mekanisme hemostasis (suatu proses untuk menghentikan perdarahan yang terjadi)

9. Jenis pendonor darah:

a. Donor Sukarela Pendonor yang memberikan darah, plasma atau komponen darah lainnya atas kehendaknya sendiri dan tidak menerima pembayaran, baik dalam bentuk tunai atau hal lainnya.

b. Donor keluarga/Pengganti Pendonor yang memberikan darahnya ketika dibutuhkan oleh anggota keluarganya atau masyarakat.

c. Donor Komersil Pendonor yang memberikan darahnya dengan harapan mendapatkan bayaran atau leuntungan lainnya.

d. Donor Plama Khusus Pendonor plasmapheresis untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pembuatan derivat plasma melalui fraksionasi.

10. Bagaimana menjadi pendonor darah?

a. Calon pendonor datang ke Unit Transfusi Darah (UTD) terdekat.

b. Calon pendonor mendaftar ke petugas UTD kemudian petugas melakukan konseling pradonasi, selanjutnya calon pendonor mengisi formulir donor darah yang berisi identitas pendonor,kuisioner dan menandatangani informed concent sebagai bukti persetujuan calon pendonor bersedia untuk diambil darahnya sebanyak 350 cc dan sampel darah untuk pemeriksaan skrining Penyakit Hepatitis B, Hepatitis C, Sifilis, dan infeksi HIV serta tujuan penelitian.

c. Penimbangan berat badan calon pendonor. Berat badan harus memenuhi persyaratan seleksi donor.

d. Petugas medis (dokter) akan memeriksa kesehatan calon pendonor sesyai syarat seleksi donor yang telah ditentukan.

e. Petugas UTD akan mengecek golongan darah calon pendonor dan akan memeriksan kadar hemoglobin sesuai syarat yang telah ditentukan.

f. Bila semua telah memenuhi syarat seleksi donor, maka calon pendonor dipersilahkan untuk mencuci kedua lengannya yaitu tempat di mana akan dilakukan pengambilan darah.

g. Petugas yang terlatih, terampil dan berpengalaman akan mengambil darah pendonor sehingga dapat berlangsung dengan cepat (± 10 menit) dan aman

h. Setelah donor darah, pendonor dipersilahkan beristirahat dan mendapatkan kartu donor darah.

11. Keadaan yang memerlukan darah:

a. Perdarahan akut akibat kecelakaan

b. Penyakit kelainan darah

c. Penyakit demam berdarah

d. Penyakit keganasan

e. Perdarah saat operasi

f. Perdarahan pada saat dan setelah melahirkan

g. Luka bakar

h. Dan Lain-lain

12. Bagaimana cara mendapatkan darah transfusi?

a. Datanglah ke Bank Darah Rumah Sakit atau Unit Transfusi Darah dengan membawa formulit permintaan darah yang telah diisi lengkap oleh dokter yang merawat beserta contoh darah pasien yang telah diberi identitas lengkap pada wadahnya.

b. Identitas pasien yang tertera dalam formulir permintaan darah harus sesuai dengan identitas yang tertera pada label contoh darah pasien.

c. Pemeriksaan pratransfusi akan dilakukan untuk mencocokkan darah pasien dngan darah donor untuk menghindari reaksi transfusi yang terjadi saat darah ditransfusika ke dalam tubuh pasien.

d. Bila stok darah di BDRS/UTD tidak tersedia sebaiknya keluarga/kerabat pasien membantu UTD untuk mencari calon pendonor.